BUKU

Smart Heart Smart Bussiness, Mengasah Ketajaman Naluri Bisnis

  • Judul Buku: Smart Heart Smart Bussiness, Mengasah Ketajaman Naluri Bisnis
  • Pengarang: Reza Syarief
  • Penerbit: Prestasi (Kelompok Gema Insani) Jakarta
  • Jumlah halaman: 166
  • Penulis Resensi: Reza M Syarief

Apa yang ada dipersepsi anda tentang orang mapan dan sukses? Mempunyai pekerjaan sekaligus penghasilan tetap? Itulah mungkin persepsi umum yang ada dan sangat umum dalam masyarakat kita. Namun bagaimana jika parameter sukses adalah tetap berpenghasilan dan perpenghasilan pas-pasan? Ya, tetap berpenghasilan artinya seorang senantiasa berpenghasilan dengan jumlah yang diterima tidak harus selalu sama. Namun penghasilan yang diperolehnya itu pas-pasan, pas mau beli rumah pas ada uang, pas mau berhaji pas ada uang.

Demikian penggalan beberapa potong kalimat dari buku Reza Syarief. Reaza tampaknya hendak mengajak kita merobah paradigma yang selama ini terpatri dipikiran kita tentang arti sebuah kesuksesan.

Buku ini disajikan dalam dua bagian besar. Bagian pertama tentang motivasi menjadi kaya. Lalu, bagian kedua berisi dialog interaktif sang supertrainer dengan pasiennya.

Reza, menyebutkan, ketika kita berkiprah dalam dunia usaha, memperoleh keberhasilan atau menjadi gagal adalah sebuah konsekwensi. Ia lantas mengelompokkan pengusaha kedalam 9 jenis --kita mungkin termasuk salah satunya, yaitu:

1. Ada orang yang merasa gagal sebelum diketahui gagal
2. Ada orang yang tidak ingin gagal tapi akhirnya gagal juga
3. Ada orang yang walau gagal tidak ingin belajar dari kegagalan
4. Ada orang yang gagal tapi tidak ingin orang lain berhasil
5. Ada orang yang tidak bisa menerima kegagalan dan tidak mengakui keberhasilan orang lain
6. ada orang yang ingin gagal bersama-sama
7. Ada orang yang yakin berhasil sebelum dinyatakan gagal
8. Ada orang yang walau gagal, tapi mengambil pelajaran untuk tidak gagal lagi
9. Ada orang yang mau mengakui kegagalannya

Namun Reza tidak ingin mengatakan kepada kita bahwa untuk berhasil kita harus menjadi orang-orang yang anti gagal atau selalu berhasil. Yang penting bukan soal kapan kita berhasil dan kapan gagal. Mengapa? Karena, roda bisnis akan selalu berputar seiring dengan pergantian waktu. Artinya, tidak akan pernah ada orang yang berhasil secara abadi atau gagal secara permanen. Jadi, yang terpenting adalah saat kita berhasil sikap kita bagaimana, dan saat kita gagal sikap kita bagaimana.

Cukup banyak pemaparan positif yang ditularkan Reza dalam buku ini, sayang jika anda melewati tanpa menjadikannya salah satu penghuni perpustakaan pribadi Anda.

Sisi kelemahan buku ini adalah banyaknya judul dan sebagian istilah memakai bahasa Inggris. Kelihatan lebih

niriah.com

Buku sebelumnya