Oleh ISM
01 Juli 2009
Kepala Biro Penelitian Pengembangan Pengaturan Perbankan Syariah Bank Indonesia (BI) Mulya E Siregar berharap target aset bank syariah tahun ini sebesar Rp 68 triliun dapat dicapai dengan beroperasinya tiga bank umum syariah, yakni Bank Central Asia Syariah, Bank Panin Syariah dan Bank Jabar Banten Syariah.
"Aset bank syariah saat ini sebesar Rp 53 triliun, dan saya optimistis, akan bertambah dengan adanya penambahan tiga bank umum syariah itu," kata Mulya dalam diskusi "Tren Produk Keuangan dan Investasi Syariah Masa Depan Merespons Krisis Global" di Jakarta, Selasa (30/6/2009).
Mulya menjelaskan jumlah bank syariah akan bertambah lagi jika Asosiasi Bank Daerah (Asbanda) merealisasikan rencananya mendirikan bank syariah. Asbanda, kata Mulya, akan menyatukan 12 unit usaha syariahnya menjadi sebuah bank umum syariah.
"Sebanyak 12 unit usaha syariah akan dimerger dan membentuk bank umum syariah," ujarnya.
Sebelumnya, Bank Indonesia menyiapkan tiga skenario pertumbuhan bank syariah pada 2009. Pertama skenario pesimis yaitu aset mencapai Rp 65 triliun. Kondisi itu dilatarbelakangi adanya kondisi krisis global yang ikut mempengaruhi.
Kedua, skenario moderat, asetnya tumbuh Rp 80 triliun sampai Rp 90 triliun. Hal itu ditunjang adanya tambahan bank umum syariah dari BRI dan Bukopin. Skenario ketiga, adalah optimis, jika market share bank syariah bisa mencapai 5 persen atau aset Rp 127 triliun.
niriah.com
Berita Keuangan sebelumnya