Oleh ISM
29 Oktober 2009
Perusahaan asuransi asal Inggris Prudential Plc berencana mendirikan perusahaan manajemen aset berbasis syariah di Indonesia. Rencana tersebut muncul setelah mereka mengkaji peluang bisnis pengelolaan aset berbasis syariah di Indonesia.
"Jumlah penduduk muslim di negeri ini sangat besar. Banyak di antara mereka yang semakin sadar akan prinsip-prinsip syariah," kata Mark Toh, Kepala Pengelola Dana syariah Regional Prudential Corporation Asia, belum lama ini.
Selain itu, ia menilai dukungan pemerintah sangat kondusif. Toh menyebutkan kebijakan penghapusan perlakuan pajak ganda pada transaksi syariah akan mendorong penerbitan obligasi syariah dan pendirian lebih banyak lagi bank syariah di Indonesia.
"Karena berbagai alasan itu, kami berniat mengajukan izin pendirian perusahaan manajemen aset berbasis syariah di Indonesia," katanya.
Selain di Indonesia, Prudential juga berniat meluncurkan dua produk dana kelolaan berbasis syariah di Dubai, Uni Emirat Arab. Permintaan di negeri itu, menurutnya, kemungkinan akan menguat seiring pulihnya ekonomi.
"Saat ini ketersediaan produk dana investasi berbasis syariah masih terbatas. Tidak hanya di Malaysia, tapi juga di pasar global," ujar Toh.
Prudential tercatat sebagai perusahaan manajemen aset berbasis syariah terbesar kedua di dunia dengan dana kelolaan sekitar US$400 juta.
niriah.com
Berita Bisnis sebelumnya